Jalan Rusak Akibat Angkutan Batu Bara di Pali Sering Picu Kecelakaan, LSM Desak Dishub Turun Tangan

Jalan Rusak Akibat Angkutan Batu Bara di Pali Sering Picu Kecelakaan, LSM Desak Dishub Turun Tangan

Pali, Sumsel – Aktivitas armada angkutan batu bara yang melintasi jalan umum di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) kian meresahkan warga. Jalur yang sejatinya digunakan untuk aktivitas publik kini mengalami kerusakan parah akibat tingginya mobilitas kendaraan bertonase besar tersebut.
Kerusakan paling krusial terjadi di ruas jalan PT Evi, Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali. Jalan ini diketahui menjadi jalur pelintasan utama bagi armada angkutan batu bara milik tiga perusahaan, yakni PT Merbau, PT Muara Matahari, dan PT Tiga Putri.
Aktivitas Publik Terganggu dan Rawan Kecelakaan
Lalu lalang kendaraan bermuatan berat ini berdampak buruk pada fasilitas publik. Kondisi jalan yang hancur dan berlubang kini sangat mengganggu mobilitas harian masyarakat setempat. Tak hanya menghambat perekonomian, kerusakan jalan ini juga dilaporkan sering memicu kecelakaan lalu lintas bagi pengendara yang melintas.
Situasi yang kian memprihatinkan ini memantik reaksi keras dari pihak lembaga swadaya masyarakat (LSM). Ketua LSM Peduli Masyarakat Pali (PMP) mendesak pihak terkait untuk segera mengambil tindakan tegas.
DInas perhubungan Kabupaten PALI cek kelapangan
Merespons keluhan masyarakat yang kian meluas, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Pali didesak untuk segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna melihat fakta kerusakan jalan akibat aktivitas angkutan batu bara tersebut.
Masyarakat dan pihak LSM berharap pemerintah daerah tidak tutup mata dan segera mengevaluasi izin pelintasan serta menuntut tanggung jawab dari pihak perusahaan (PT Merbau, PT Muara Matahari, dan PT Tiga Putri) untuk memperbaiki fasilitas jalan yang rusak demi keselamatan publik. (Reset Online)